welcome to my blog and find the story amusing and interesting article
Tampilkan postingan dengan label Cerita Pendek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Pendek. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Agustus 2013

Kenangan

ku tutup buku diary yang sudah ku tulis,,,
ku pejamkan mata sejenak menikmati hembusan angin yang sangat tenang..
ya disini ,, disinilah tempatku merasakan ketenangan ...
disini ... di tepi danau ini ... tempatku mencurahkan semuanya ...
sayup sayup ku mendengar alunan gitar yang merdu dari belakangku .. ah cuman halusinasi saja ..
kini ku bangkit dari singgasana nyamanku ...bergegas pulang krena hari sudah mulai petang ...
enggan rasanya aku meninggalkan tempat ini ... tempat yang menyimpan banyak kenangan ..
tempat yang seolah olah menjadi rumah keduaku ini
tak ada yang menarik , hanya sebuah danau dengan hamparan air yang tenang , yang membuat hati siapapun merasa sejuk bila berada di tempat ini ..
sedikit demi sedikit ku langkahkan kakiku menuju rumah tempat aku tinggal ...

..... sesampainya dirumah , ku buka kembali lembaran lembaran kertas yang sudah terisi dengan tulisan tulisan kecilku itu ..
tanpa terasa air mata pun jatuh , tak dapat ku bendung lagi ..
memori itu seakan kembali lagi , menariku ke dalam masa lalu yang tidak akan pernah bisa aku lupakan
sejenak aku berdiam diri .... ingatan itu semakin kuat ..
ya di tempat itu , di tempat dimana aku dan kamu memadu kasih ..
tempat dimana menjadi sebuah kesaksian bahwa kau mencintaiku ...
dan dimana tempat Tuhan telah mengambilmu dari ku ...
hanya kenanganmu yang masih terngiang di ingatanku ..
suara gitar merdumu itu tak pernah dapat aku lupakan ..
ingin rasanya aku menyusulmu , tapi ini bukan kehendak-Nya
aku disini akan slalu mengenangmu , kamu tidak akan pernah mati , masih tetap hidup di sini .. di hatiku ...
meski aku tau Tuhan lebih menyayangimu , sehingga kamu perlu menemani-Nya secepat ini ...
hal yang cukup sulit yang aku rasakan saat kehilanganmu .. tapi dari kamu aku temukan duniaku ,
aku temukan arti kekuatan dan perjuangan hidup yang sesungguhnya ...
terima kasih sudah sempat memberiku satu kata cinta , terima kasih sudah merubah hidupku menjadi yang lebih baik , terima kasih untuk waktumu yang singkat ini .......
~ untukmu malaikat tanpa sayap ku ......


Create By : Nieza

Jumat, 28 Juni 2013

Goresan Menyakitkanku


“ mulai sekarang kita putus “
“ tapi apa salahku shin……”
“ maaf tapi aku harus akhiri semua ini…aku lebih memilih dia …maafin aku….” kata shinta seraya meninggalkanku sendiri dan memilih apa yang dia mau.

Kata-kata yang sangat menyakitkanku malam itu. Tak pernah aku sangka seorang cewek yang aku sayangi tiba-tiba berkata demikian padaku. Namaku Ikhsan Anwari ,panggil saja aku Ichan,sebutan sehari-hari dari keluargaku sampai teman-temanku. Saat ini aku hanyalah seorang siswa di SMA ternama di ibu kota ini. Sejak saat itu hatiku pun hancur ,seakan-akan aku tidak mempunyai semangat lagi. Aku tidak bisa terima dengan perlakuannya ini kepadaku. Ketika aku mulai tidak ingin bermain-main lagi dengan yang namanya cinta dan penghianatan. Tapi entah kenapa dia mengecewakanku, aku menjadi sangat benci terhadapnya. Hari-hariku pun berlalu tanpa adanya dia. Dan ketika itu aku mulai sedikit demi sedikit berhasil melupakannya. Aku membuat kesibukan yang membuatku cepat untuk melupakannya.

“ hey chan……lagi sendiri nih..”kata dimaz temanku.
“ apaan sih ,ngagetin aku ja……..”kataku kepadanya
“ udah bisa ngelupain si dia nih kelihatannya…” katanya lagi sambil tertawa kecil.
“ gak penting lagi deh……..” kataku lagi .

Dimas adalah sahabatku sejak kami masih duduk di bangku SMP dan kebetulan juga aku dan dia kini satu sekolah lagi. Kita pun berjalan di koridor sekolah menuju ke kelas kami sendiri setelah tadi sempat berbincang di kantin sekolah.

Seminngu kemudian aku pun sudah bisa melupakannya dengan kekasihku yang baru. Aku pun juga mencoba tak bermain-main dalam hal cinta. Tepat pulang sekolah akupun tak sengaja bertemu dengan shinta , mantan kekasihku. Sungguh hal yang membuatku galau saat itu. Aku mencoba menghindarinya karena aku tau, aku tak ingin menyakiti perasaan seseorang yang mengisi hidupku saat ini. Tapi apalah daya, keingin tahuanku terhadap apa yang ingin dia ucapkan membuatku ingin berbicara dengannya.

 “ aku kesini , ada hal yang penting yang mau aku omongin sama kamu….” Kta shinta
“ mau ngomong apalagi kamu …. “ jawabku dengan sedikt cuek
“ aku ingin kita balikan lagi…aku baru sadar kalau kamu yang terbaik buat aku….”
“ ( thankz god , inilah waktunya…) “gumamku dalam hati. “ yakin kamu……apa ini Cuma permaianan kamu aja…” kataku sedikit jual mahal.
“ gak , aku serius……….”
Akhirnya aku iyakan kemauannya itu , namun aku pun tak pernah berniat untuk serius terhadapnya. Aku sangat menghargai kekasihku yang sekarang. Malam itu aku mengajak shinta untuk sekedar jalan di sekeliling kota ini. Aku pun sudah menaruh rencana dibalik semua ini. Rencana yang mungkin akan sangat menyakitkannya. Sebenarnya aku tak tega melakukkan ini, tapi rasa sakitu pada saat itu masih melekat dalam diriku. Aku ingin dia yang sekarang merasakan rasa sakitku.
Malam itu akupun jalan dengannya,berkeliling kota sampai akhirnya aku mengajaknya untuk mampir ke sebuah cafe.
Di café itu aku pun mengajak kekasihku . Ketika sampai di café itu beribu pertanyaan pun dilontarkan shinta kepadaku.
“ siapa dia …… ????? “ Tanya shinta
“ aku ceweknya ikhsan….” Jawab Putri
“ maksudnya apaan nih…aku itu cewenya ikhsan…jangan sembarangan ya kamu…???” tegasnya lagi.
Aku pun hanya berdiam diri melihat pertengkaran mulut antara kekasihku yang sebenarnya dengan shinta. Aku hanya tertawa kecil melihat semua itu .
“ shin……gini ya….dia memang cewek aku yang sekarang….dan kamu hanya aku buat untuk pelarianku saja…agar kamu tau gimana rasa sakitku waktu itu..” kata ikhsan.
“ja…jadi semua ini…..” kata shinta yang menetekan air mata saat itu.
“yupz….betul banget…ini semua hanya untuk balas dendam….hahaha” lanjut ikhsan.


Aku pun seraya meniggalkan shinta dalam tangisannya itu. Semua dendamku untuk membuatnya sakit hati pun sudah ku balaskan. Kini aku melangkah bersama kekasihku yang baru meninggalkannya sendiri. Suatu penyesalannya yang tak bisa membuatku sperti apa yang dia inginkan sekarang.

Egois dalam Persahabatan

Hidup sebagai seseorang yang amat sangat berkecukupan itu sangatlah enak. Apapun keinginan pasti bisa terpenuhi. Begitu pula dengan Hanif . Ia adalah seorang anak konglomerat di kota itu, pulang pergi sekolah sampai bermain pun ia selalu menggunakan mobil pribadinya. Ia juga cukup tampan,banyak yang suka padanya di sekolah maupun dimana ia berada karena fisiknya itu, namun satu sikap Hanif yang tak dapat dirubahnya yaitu egois . Padahal Hanif adalah seorang cowok yang sangat baik begitu juga keluarganya. Namun sayang keegoisan Hanif selalu menjadi kendalanya sehingga teman-teman satu sekolahnya menganggap dia sebagai seseorang yang sombong.

Ia memiliki sahabat yang rumahnya tak jauh dari rumah Hanif. Ia bernama Bima. Ia berbeda dengan Hanif seratus delapan puluh derajat . Bima adalah sosok yang sangat baik dan penyabar. Banyak pula yang suka padanya. Suatu hari Hanif mendapat suatu masalah dengan salah satu siswa di sekolahnya. Ia terlibat perkelahian di sekolah itu. Namun hal itu karena memang salah Hanif dan ia tak mau meminta maaf pada siswa tersebut.
“ kamu kenapa lagi sih nif…….berantem terus setiap hari, gimana kamu mau di sukai anak-anak kalau sikap kamu itu kayak gini…” kata Bima mencoba menasehati Hanif.
“ udah deh….gak perlu pake acara nasehatin segala……” sela hanif dengan amarahnya.
“ tapi ini salah kamu juga kan nif….seharusnya kamu yang minta maaf sama Dio……..kalau kamu minta maaf masalahnya akan selesai nif…..” nasehat bima lagi.
“ arrrrgghhh………bodo amat deh, pergi sana, males banget dengerin ceramah disini………”
Bima yang memang mengerti akan sifat sahabatnya itu mencoba untuk memahami dan membiarkan Hanif sendiri.
“ aku gak mungkin minta maaf sama dia…gak akan…” gumam hanif dalam hati.

Beberapa lama pun bel berbunyi menandakan bahwa pelajaran telah usai. Semua siswa pun beranjak untuk keluar sekolah dan pulang ke rumah mereka masing-masing. Begitu jug dengan Hanif , namun kali ini Hanif tidak lagi pulang dengan Bima karena kemarahannya yang menganggap Bima lebih membela Dio daripada Hanif sahabatnya.
Ketika sedan hitam dijalankan,Hanif pun keluar dari sekolah dan menuju ke rumahnya. Ditengah-tengah perjalanan sekelompok preman pun mencegat Hanif . Sekelompok orang yang cukup banyak dan ternyata di belakang itu semua Dio lah yang merencanakan ini semua. Kemarahan Hanif pun menjadi-jadi karena ia menganggap kalau Dio hanya bisa bermain keroyokan.
“ beraninya keroyokan ya kamu…….” Kata Hanif sambil keluar dari mobilnya.
“ kamu pikir, aku sebodoh itu ngelepasin kamu…”kata Dio.
“ bagus banget ya udah bisa mempermalukan aku di depan
anak-anak…”
“penting ya………..????” kata Hanif.
Dan satu pukulan pun mendarat di wajah hanif. Hanif yang tak terima pun mencoba untuk melawannya , namun ternyata preman-preman yang dibawa oleh dio lebih sigap dibandingkan Hanif. Dihajarnya Hanif oleh suruhan Dio itu. Dio hanya tersenyum sinis melihat penderitaan orang yang telah mepermalukannya itu.
“ mampus …………. “ gumam dio.
Disisi lain tak sengaja Bima mengetahui sahabatnya itu tengah di hajar oleh beberapa orang suruhan Dio. Dengan segera Bima pun langsung menuju ke tempat itu.
“ apa-apaan ini…lepasin hanif……..” gertak Bima.
“ mau apa..bantuin dia……udahlah percuma bima…kamu mau nolongin sahabat kamu ini…..dan kamu akan seperti dia….” Kata dia dengan senyum sinisnya.
Dan satu pukulan pun mendarat pada wajah Dio yang langsung terlontar jatuh. Bima yang tak terima sahabatnya diperlakukan semena-mena itu menjadi sangat marah pada sikap Dio yang tidak sportif itu.
“ hajar dia……….” Kata dio pada suruhannya
Dengan sigap Bima pun menyergap mereka ,sehingga disitu terjadi perkelahian antara Bima dan para suruhan Dio. Namun Bima yang memang mengikuti karate sejak SMP tak kalah dengan para-para preman itu. Akhrinya para-para preman itu terkapar dan mereka beserta Dio melarikan diri.
Setelah itu Bima pun menghampiri sahabatnya yang meringis kesakitan itu.
“ kamu gak kenapa-kenapa kan nif …” kata bima khawatir
“ gak kok bim….aku minta maaf ya sama kamu “ sesal hanif. “ aku tadi gak dengerin apa kata kamu…aku terlalu egois bim…..”
“ udahlah nif……semua orang pasti punya khilaf …… aku harap dengan kejadian ini kamu bisa lebih untuk memahami diri kamu sendiri dan orang lain,,….”
“ makasih ya bim…kamu sahabat terbaik buat aku selama ini…” Lanjut Hanif.
Bima pun hanya tersenyum dan menolong sahabatnya itu untuk berdiri. Indahnya persahabatan mampu menaklukan apa pun keegoisan seseorang seperti Hanif. Kesabaran dan kebaikanlah yang akan membuat semuanya jad lebih indah tanpa ada dendam dalam diri seseorang itu. Sejak saat itu Hanif berubah menjadi yang lebih baik dan kini ia pun di sukai semua siswa dan siswi di sekolahnya dengan perubahannya itu.


create by : heronisa puspitasari ( nieza )